Pemurtadan di Indonesia

Indonesia adalah bumi Ahlus sunnah waljama’ah, meskipun mereka terpecah dalam beberapa organisasi, seperti NU, rabithah alawiyyah, dll. Dalam akidah golongan ahlus sunnah waljama’ah berpegang pada apa yang dikerjakan oleh Nabi SAW bersama para sahabatnya. Bagi warga NU aidah tersebut masih disesuaikan dengan apa yang sudah digariskan oleh pendiri NU yaitu Asy’ariyyah dan Maturidiyyah.

Tapi bukan rahasi lagi kalau Indonesia sedang terjadi pemurtadan besar-besaran, baik pemurtadan dari agama Islam ke agama lain, maupun dari agama Islam ke aliran-aliran sesat. Sebagaimana saat ini Indonesia sedang dikembangkan berbagai aliran sesat. berbagai usaha mereka lakukan untuk mengubah keyakindan dan iman kaum muslim Indonesia yang sejak dulu berakidah ahlussunnah waljama’ah.   Indonesia bagi meraka merupakan lahan subur untuk mengembangkan ajarannya dengan aktif menyebarkan faham-fahamnya melalui para tokoh di negeri ini.

Aliran-aliran sesat yang masuk ke Indonesia itu datang dari berbagai negara, tokoh-tokoh kita mereka cuci otaknya dengan idiologi mereka, sehingga mempunya faham yang berbeda dengan apa yang diyakini oleh ulama-ulama kita, karenanya mereka kita tolak karena ajarannya sesat dan menyesatkan. Dari India contohnya, masuk ajaran Ahmadiyyah yang bertentangan dengan al-qur’an dan hadist, mereka berkeyakinan bahwa setelah Nabi Muhammad SAW masih ada Ghulam Ahmad yang mereka yakini sebagai nabi. Kemusiain dari Timur Tengah, ada kelompok yang kerena kedangkalan ilmunya, mereka berani mengkafirkan mayoritas Muslim Indonesia, diantara alasan mereka adalah kerena Muslim Indonesia suka membacakan Maulid Nabi Muhammad SAW (Biografi Nabi SAW) atau mambaca manakib ulama besar seperti syaekh Abdul Qadir al-jailani, disamping itu mereka juga beranggapan sedikit-sedikit bid’ah, sedikit-sedikit syirik, membaaca shalawat Nabi SAW bid’ah, tahlilan bid’ah, ini bid’ah itu bid’ah sampai merayakan maulid Nabi SAW juga dianggap bid’ah. Mereka tidak memahami bahwa yang pertama kali merayakan maulid Nabi SAW adalah Nabi Muhammad sendiri, ketika ditanyakan kepada beliau mengenai puasa hari beliau menjawab “pada hari itu aku dilahirkan”.

Dari Iran masuk juga Aliran Syi’ah, lengkapnya Syi’ah Imamiyah Itsna Asy’ariyyah, ajaran ini juga bertentangan dengan al-qur’an dan hadist. Dari sekian banyak alairan sesat yang masuk ke Indonesia, yang peling berbahaya bagi agama, bangsa dan negara adalah aliran Syi’ah, disamping bahayanya doktrin-doltrin syi’ah aliran ini juga didukung oleh negara yang kaya, tokoh-tokoh kita mereka dekati, yang perlu dana mereka bantu baik untuk organisasi maupun pribadinya. ada yang didatangi dan ada juga yang diundang ke Iran untuk bertamasya dan melihat keberhasilan revolusi syi’ah (versi Iran), tapi mereka tidak diberi tahu berapa banyak ulama ulama ahlussunnah waljama’ah yang dibunuh oleh Rezim Khumaini, berapa banyak masjid dan madrasah milik ahlussunnah waljama’ah yang dibongkar di Iran.

Hampir semua organisasi Islam meraka bantu, dengan catatan mau bekerjasama, beasiswa ke Iran mereka berikan secara cuma-cuma, memang dasarnya kita suka berebut beasiswa tanpa memikirkan ujung negatifnya. Dan yang menjadi korban adalah putra-putri bangsa, mereka dikirim ke Iran untuk dikader menjadi aktifis alisan sesat, berangkat dari Indonesia dalam keadaan Islam, pulang ke Indonesia sudah beraliran sesat, mereka aktif dalam menyebarkan aliran syi’ahnya ada yang mendirikan pondok pesanteren dan ada yang mendirikan yayasan, baik dipusat maupun didaerah. Segala macam cara mereka tempuh untuk memurtadkan muslim Indonesia yang mayoritas adalah warga NU, ini semua menunjukan kepandaian dan keliahaian tokoh-tokoh mereka dalam mempengaruhi tokoh-tokoh kita, sedangkan tokoh kita-pun tidak dapat berbuat apa karena sudah kekenyangan dari apa yang selama ini mereka terima.

Sumber Bacaan: Majalah Nahdlatul Ulama (Aula)

Posted on Februari 6, 2012, in Uncategorized and tagged , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: